8 Fungsi Busi Tiap Komponen Pada Motor dan Mobil

Fungsi Busi – Saat ini penggunaan mobil atau motor pribadi menjadi hal penting.  Untuk mempermudah kegiatan sehari-hari kendaraan sanggatlah dibutuhkan.

Kendaraan bermotor Saat ini bukan lagi barang mewah, tetapi  sudah menjadi kebutuhan. Banyak hal bisa dilakukan jika memiliki kendaraan pribadi. Diantaranya bisa mempercepat aktivitas ke banyak tempat.

Tentu saja kendaraan yang dibutuhkan adalah kendaraan yang bisa berfungsi dengan baik. Tidak gampang mogok dan m.udah dinyalakan. Untuk itu anda harus selalu memastikan onderdil pada kendaraan baik.

Busi menjadi bagian dari kendaraan yang sangat penting.  Saat fungsi busi  tidak baik, kendaraan tidak bisa berjalan dengan lancar. Meskipun kecil onderdil kendaraan ini tidak bisa diabaikan begitu saja

Busi sangat berperan penting pada proses pengapian di kendaraan anda. Energi listrik ini akan dirubah terlebih dahulu menjadi bunga api atau percikan-percikan api. Listrik didapat dari aliran listrik coil.

Percikan api akan membakar  bahan bakar di dalam ruang mesin yang sudah tercampur dengan udara. Ini akan menghasilkan energi panas yang akan di teruskan untuk menggerakkan kendaraan.

Jika busi tidak bisa menghasilkan percikan api karena fungsi busi terganggu,  maka kendaraan tidak bisa menyala, sehingga tidak bisa bergerak.  Ini akan sangat tidak menghambat rutinitas harian anda.

Pada busi terdapat  beberapa komponen, yang memiliki fungsi masing-masing. Untuk mengetahui fungsi setiap komponen busi silahkan simak informasi vtconline.co.id berikut ini.

Fungsi Busi Tiap Komponen

Fungsi Busi Motor dan Mobil

1. Terminal

Pada satu sisi busi terdapat komponen yang terbuat dari besi. Komponen ini menjadi terminal yang menghubungkan busi kepada ignition sistem pada kendaraan bermotor anda. Sehingga dapat mengalirkan energi.

2. Isulator

Bagian ini berfungsi sebagai isulator elektrik tegangan tinggi yang akan mengalir pada inti elektrode. Menggunakan bahan porselen mampu melindungi  inti elektoda secara mekanik, saat di aliri tegangan tinggi.

3. Ribs

Komponen ini terletak pada bagian isulator, yaitu berupa cekungan-cekungan disekitar isulator. Cekungan ini bisa membuat inti elektoda semakin jauh dari ground, sehingga bisa menghindari lompatan tegangan listrik ke gound.

Semakin jauh jarak inti elektoda yang terbuat dari besi dengan ground,  maka hambatan yang dihasilkan akan semakin besar. Ini dapat menjadi langkah pengamanan untuk kendaraan bermotor anda tanpa mengurangi fungsi busi.

4. Isulator Tip

Ini merupakan bagian dari ujung insulator yang bisa menahan suhu panas tinggi  atau sekitar enam ratus lima puluh derajat celcius. Ujung ini juga dapat menerima tegangan tinggi, kurang lebih enam puluh ribu volt.

Hal ini penting karena bagian insulator ini akan mengalami pembakaran bersuhu tinggi diruang bakar. Oleh sebab itu bahan yang digunakan adalah bahan yang tidak rusak terhadap keadaan tersebut.

Ukuran ujung insulator ini bervariasi pada masing-masing busi. Ini yang akan menjadi dasar pemisahan jenis busi. Apakah akan termasuk jenis panas atau dingin. Makin pendek ukuran maka akan semakin panas.

5. Seal

Seal sebagai cangkang berfungsi sebagai pelindung agar kompresi dari hasil pembakaran tidak keluar dari celah antara busi. Pembakaran yang sempurna menetukan fungsi busi baik atau tidak, pada kendaraan bermotor.

6. Metal Case

Ini merupakan selubung yang menutup saluran busi dengan silinder head.  Hal Ini penting agar fungsi konduksi bisa berjalan maksimal sesuai dengan kapasitas bantar busi tersebut. Disesuaikan dengan jenis mesin kendaraan bermotor.

Fungsi jaket metal ini adalah menjaga energi panas yang dihasilkan bisa diantarkan secara maksimal ke tujuannya. Yaitu komponen lainnya pada kendaraan bermotor agar dapat bekerja dengan baik.

7. Center Elektrode

Bagian tengah elektoda ini berfungsi untuk meneruskan energi listrik dari coil ke dalam ruang  ruang pembakaran. Sehingga menghasilkan tembaga panas yang bisa menggerakkan mesin kendaraan.

Inti elektrode ini terbuat dari beberapa campuran logam, seperti besi, nicle, tembaga dan berbagai logam lainnya. Yang mampu mengalirkan energi listrik dalam jumlah besar tanpa merubah struktur logam tersebut.

8. Side elektoda (ground)

Fungsi busi pada bagian ini adalah sebagai ground atau akhir dari perjalanan api yang dihasilkan oleh koil. Disinilah aliran energi  panas harus berhenti agar tidak merusak bagian lain dari kendaraan.

Elektoda samping ini akan bersentuhan langsung dengan badan kendaraan  yang berfungsi sebagai ground.  Sehingga mampu menghilangkan semua arus yang timbul dari hasil pembakaran tadi.

Dari uraian diatas jelaslah bahwa busi sebagai onderdil kendaraan bermotor yang berukuran kecil. Ternyata memilki bagian-bagian lainnya dengan tugasnya masing-masing. Hal ini tentu saja mempengaruhi fungsi busi secara keseluruhan.

Tiap bagian memiliki fungsi yang berbeda dan terbuat dari bahan yang berbeda pula. Disesuaikan dengan tugas masing-masing bagian busi. Yang menentukan fungsi kendaraan anda secara keseluruhan.

Jika ingin kendaraan anda berfungsi dengan baik, pastikan tiap bagian kendaraan dalam keadaan baik, termasuk busi. Oleh sebab itu periksalah secara teratur, agar fungsi busi kendaraan selalu baik.

Cukup sekian informasi vtconline.com pada kesemaptan kali ini. Simak pula informasi sebelumnya mengenai “Merk Aki Motor Terbaik” dan beragam informasi menarik lainnya.