5 Fungsi Blok Silinder Sepeda Motor Yang Wajib Di Ketahui

Fungsi Blok Silinder Sepeda Motor –  Dalam otomotif, baik motor atau mobil pasti ditemukan blok silinder. Blok yang satu ini tidak memiliki bentuk silinder, tetapi berbentuk kotak dengan beberapa lekukan. Komponen ini merupakan tulang punggung bagi mesin pada sepeda motor. Umumnya, setiap motor sudah pasti memiliki komponen ini.

Susunan dari blok silinder sendiri terdiri dari beberapa komponen. Adapun komponen-komponen yang terdapat dalam blok silinder adalah piston, ring piston, batang torak, poros engkol, water jacket dan fly wheel. Seluruh komponen tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Dengan pentingnya blok silinder maka kamu wajib nih memberikan perawatan terbaik pada bagian mesin yang satu ini agar nantinya tidak mendapatkan masalah pada bagian mesin. Merawat komponen mesin dengan baik sama saja dong dengan memberikan umur yang lebih panjang pada mesin tersebut.

Untuk memiliki fungsi blok silinder yang baik, maka blok silinder sendiri memiliki lubang silinder berdinding halus. Selain itu, dibagian sisinya dibuat sirip-sirip atau lubang-lubang mantel air pendingin. Nantinya, blok silinder dan kepala silinder akan membentuk sebuah ruang bakar. Ruang bakar tersebut berfungsi sebagai tempat dilaksanakannya pembakaran bahan bakar.

Fungsi Blok Silinder Sepeda Motor

Fungsi Blok Silinder Sepeda Motor

1. Tempat Naik Turunnya Piston

Fungsi pertama yang bisa ditemukan dari blok silinder adalah tempat naik turunnya piston. Hal tersebut terlihat dari bentuk lubang silinder yang terletak di dalam blok silinder. Di mana, bentuknya menyesuaikan terhadap bentuk dari piston. Lubang tersebut harus klop dengan bentuk dari piston, agar bisa membuat kinerja mesin menjadi lebih baik.

Fungsi blok silinder yang satu ini didasarkan pada persyaratan blok silinder, yaitu dindingnya halus. Sehingga, ketika ada gesekan dengan piston, maka kinerja dari mesinnya tidak akan terhambat. Hal ini juga yang membuat bahan dari blok silinder berbeda dengan main silinder. Perbedaan dari bahan ini bisa dilihat pada warnanya. Umumnya, blok silinder terbuat dari campuran beberapa logam.

2. Mengarahkan Energi Pembakaran

Fungsi lainnya yang bisa ditemukan adalah sebagai tempat untuk mengarahkan energi pembakaran. Biasanya, di dalam mesin kendaraan akan didapat hasil energi dari proses pembakaran yang terjadi. Di mana, proses ini mirip dengan ledakan gasyang menghasilkan sebuah ekspansi. Oleh sebab itu, pembakaran yang terjadi dalam blok silinder akan diarahkan untuk bisa menggerakkan piston.

Fungsi blok silinder ini akan membuat pergerakan piston di dalam blok silinder hanya sebatas naik turun saja. Di mana, daya ekspansi dari hasil pembakaran akan mendorong piston ke bawah dan karena adanya mekanisme engkol, maka pembakaran tersebut akan langsung membalikkan piston supaya bisa bergerak ke atas.

3. Tempat Terjadinya Mekanisme Engkol

Pada fungsi sebelumnya sudah disinggung terkait dengan mekanisme dari engkol. Di mana, mekanisme ini akan membuat piston bergerak ke atas. Mekanisme engkol yang satu ini terdiri dari poros dan conecting rod. Conecting rod ini memiliki letak pada blok silinder. Mekanisme engkol sendiri sebenarnya hampir sama ketika pedal sepeda di dorong ke bawah dan tentunya akan membuat pedal tersebut terdorong ke atas.

4. Main Frame Engine

Fungsi blok silinder yang selanjutnya adalah sebagai main frame engine. Maksudnya adalah blok silinder adalah komponen yang digunakan sebagai tempat meletakkan beberapa bagian dari komponen mesin. Hal ini terlihat jelas dari bentuknya yang terdiri dari banyaknya lekukan. Lekukan tersebut dibuat untuk bisa menyesuaikan dengan komponen-komponen lainnya yang akan dipasang.

Beberapa komponen yang nantinya akan dipasang pada blok silinder, diantaranya adalah oil pan, pompa air, dinamo starter, kepala silinder, filter oil, dan dinamo alternator.

5. Sebagai Tempat Meletakkan ID engine atau nomor mesin

Fungsi blok silinder yang terakhir adalah sebagai tempat untuk ID engine. Alasan kenapa ID engine diletakkan di blok silinder adalah karena komponen ini biasanya jarang dilakukan penggantian. Bila komponen ini rusak, maka bisa dibubut ulang. Sehingga, tidak menyebabkan pemborosan. Meskipun komponen ini diganti, tapi ID mesin akan tetap sama.

Biasanya blok silinder dilengkapi dengan oil feed dan water jacket. Di mana, kedua komponen tersebut memiliki fungsi sebagai saluran sirkulasi air pendingin dan oli mesin. Sehingga, bisa melakukan pendinginan mesin yang berada di dalam.

Nah, itulah sekilas ulasan mengenai blok silinder. Komponen mesin yang satu ini sangatlah penting, karena memiliki beberapa fungsi. Di mana, fungsi blok silinder sendiri sangat berpengaruh terhadap mesin. Selain itu, untuk bisa menemukan blok silinder yang baik, ada beberapa persyaratan.

Syarat-Syarat Blok Silinder yang Baik

Untuk bisa berfungsi dengan baik, maka ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh blok silinder. Persyaratan-persyaratan tersebut antara lain:

  • Memiliki sifat kaku yang tidak boleh mengakibatkan perubahan elastis terhadap bentuknya.
  • Memiliki konstruksi pendinginan yang rata.
  • Kuat dan memiliki berat yang ringan.
  • Pemuaian panas yang terjadi harus sesuai dengan bagian-bagian dari komponen blok silinder.

Fungsi Blok Silinder

Setelah mengetahui berbagai hal mengenai blok silinder, maka akan dibahas pula mengenai fungsi blok silinder. Di mana, ada beberapa fungsi yang bisa ditemukan dari blok silinder ini.

Baca Juga Informasi VTCONLINE Lainnya
Penyebab Mobil Tidak Bisa Di StarterWaktu Ganti Oli Gardan

Itu dia beberapa fungsi blok silinder yang mungkin wajib kamu ketahui, dimana dengan fungsi tersebut kamu wajib mengetahui agar nantinya paham lebih detail mengenai komponen mesin pada sepeda motor. Simak juga berbagai informasi menarik dari VTCONLINE.CO.ID setiap harinya untuk menambah wawasan kita menggenai dunia bengkel.