Cara Mudah Mengurus Pajak Kendaraan Bermotor Yang Terlanjur Mati

Cara mudah mengurus pajak kendaraan bermotor – Indonesia merupakan salah satu negara hukum yang cukup ketat. Bukan hanya masalah pencurian ataupun yang lainya, sebuah kendaraan bermotor ataupun mobil yang melanggar rambu-rambu lalu lintas juga akan dikenai tilang. Begitu pula dengan kendaraan yang telat pajak ataupun mati pajak.

Saat ini kepolisian Negara Indonesia memang sedang giat melakukan operasian kendaraan bermotor maupun mobil. Sehingga kendaraan yang mati pajak akan dikenai tilang sesuai dengan undang-udang yang berlaku. Hal ini tentu saja akan memberikan kerugian bagi anda para pemilik kendaraan bermotor maupun mobil yang mati pajak.

Terlebih saat ini juga ada undang-udang yang mengatakan jika kendaraan bermotor ataupun mobil yang mati pajak selama dua tahun berturut-turut setelah masa berlaku STNK habis, datanya akan diblokir. Jika kalian terlanjur lupa sehingga mati pajak, maka sebaiknya kami sarankan untuk segera dibayar.

Pihak SAMSAT tentunya akan melampirkan denda keterlambatan, akan tetapi jumplahnya tidak terlalu besar. Selain itu, denda yang berlaku juga sifatnya progresif yang artinya akan semakin besar jika semakin lama waktu keterlambatan dalam membayar pajak kendaraan. Nah, untuk mengurus pajak kendaraan yang terlanjur mati, berikut adalah cara mudah mengurus pajak kendaraan yang terlanjur mati, berikut informasinya.

Cara Mudah Mengurus Pajak Kendaraan

Cara mengurus pajak kendaraan

Sebagai hitungan kasar, pemilik kendaraan bermotor dengan pajak mati akan dikenai denda sebesar 2 persen dari jumplah pajak kendaraan bermotor (PKB). Dengan kata lain, apabila STNK mati selama 45 hari, maka kalian akan dikenakan denda dua bulan keterlambatan. Dan pembayaran STNK mati hanya bisa dilakukan di kantor SAMSAT, sehingga akan menyita waktu bagi anda yang sibuk dengan kerjaan.

Untuk itulah bayar kendaraan motor anda sebelum jatuh tempo pajak habis. Untuk itu sebaiknya anda meluangkan waktu sekitar 1 minggu sebelum jatuh tempo untuk bayar pajak baik secara online maupun memalui drive-thru SAMSAT. Dengan begini, pembayaran pajak kendaraan juga lebih hemat waktu dan menghindari antrian di loket yang memakan watku lama.

Sementara itu dengan kemudahan yang disediakan pemerintah untuk membayar pajak motor sekarang ini, seharusnya kita bisa menghindari keterlambatan pembayaran pajak. Dengan membayar pajak tepat waktu, kita tidak perlu takut lagi berurusan dengan polantas saat razia. Namun bagi anda yang terlajur terlambat dalam membayar pajak kendaraan bermotor anda, berikut prosedur cara mudah mengurus pajak kendaraan yang terlanjur mati.

Prosedur Urus Pajak Motor Mati

Nah, sobat untuk mengurus pajak kendaraan bermotor yang sudah jatuh tempo memang tidak bisa dilakukan secara online. Sehingga kalian harus datang ke kantor SAMSAT untuk membayarnya di loket, dan juga langsung menghitung denda keterlambatan. Prosedurnya sama saja seperti membayar pajak tahunan, dimana persyaratan yang dibutuhkan hanyalah membawa KTP dan STNK asli.

Nominal yang harus dibayar saja berbeda, karena selain PKB dan SWDKJJL, pemiliki kendaraan juga harus membayarkan denda sesuai dengan berapa lama menunggaknya. Tentunya, semakin mahal jumplah kendaraan dan semakin lama menunggak pajak motor, maka jumplah denda yang harus dibayar kian membengkak.

Sesampainya di SAMSAT, anda langsung saja menuju loket pembayaran pajak dengan mengisi folmulir dan menyerahkan kepada petugas loket pembayaran. Folmulir untuk pembayaran pajak berisi nama pemilik, alamat pemilik, plat kendaraan, tujuan pengurusan dan data kendaraan.

Nah, jangan lupa lampirkan KTP asli dan fotocopy, STNK asli dan fotocopy serta BPKB agar mendapat surat ketetapan pajak dari pihak kepolisian. Selanjutnya petugas loket akan mengarahkan kalian untuk pembayaran SWDKJJL beserta dendanya. Setelah itu, kalian bisa mengambil berkas yang diserahkan tadi dengan menunjukan bukti pembayaran. Dan jika berkas dan persyaratan kalian sudah lengkap, kalian bisa membayar pajak STNK di loket pembayaran yang tersedia.

Setalah itu, proses pembayaran akan dilanjutkan dengan pembayaran tunggakan dan mencetak lembar pajak. Dalam proses ini serahkan kembali berkas untuk diverifikasi petugas SAMSAT dan lakukan pembayaran sesuai dengan nominal yang disebutkan oleh petugas. Biasanya paling proses paling lama adalah diloket karena diperlukan ketelitian dalam menghitung pajak dan saat melakukan pembayaran.

Untuk besaran pajak motor ini tidak selalu sama setiap tahunya. Kadang bisa naik namun sering kali turun tergantung kebijakan pemerintah daerah setempat. Apabila anda menambah kendaraan, jumplah pajak juga akan disesuaikan kembali urutan progresifnya. Nah, setelah verifikasi data dan pembayaran pajak telah dilakukan, kalian akan diminta untuk menunggu selama 30 menit untuk mencetak lembar pajak yang baru.

Rumus Menghitung Denda Pajak Motor Mati

Ketika tidak sengaja lupa membayar pajak motor mati, itu artinya STNK akan mati untuk sementara. Pajak harus dibayar untuk mendapatkan pengesahan STNK sehingga berlaku kembali. Perhitungan sederhana denda pajak motor mati yaitu 2% dari PKB untuk setiap bulanya. Denda maksimal pertahunya yaitu sebesar 25% dari nilai PKB yang tertera pada lembaran pajak pada STNK.

Untuk menghitung besaran denda pajak motor atau mobil berdasarkan lama keterlambatan dari tanggal jatuh tempo adalah :

Pehitungan Denda PKB : 25 persen per tahun.

Terlambat 3 bulan = PKB x 25 % x 3/12

Terlambat 6 bulan = PKB x 25% x 6/12

Denda SWDKJJL sebenarnya RP 32.000,- untuk roda dua dan Rp 100.000,- untuk roda empat.

Apabila pajak kendaraan bermotor tidak dibayar hingga satu tahun, maka menghitung denda yakni PKB x 12/12. Rumusan juga seterusnya untuk 2,3 hingga 4 tahunketerlambatan. Untuk sanksi denda yang dikenakan kepada penunggak pajak kendaraan bermotor maksimal 48%.

Bisa disimpulkan denda pajak motor yang sudah mati sebetulnya tidak terlalu besar. Sayangnya tambahan denda SWDKJJL membuat biaya turut membengkak. Padahal dengan kemudahan membayar pajak, semestinya kalian bisa tepat waktu dalam membayar pajak kendaraan bermotor agar tidak terkena denda.

Setelah melunasi pajak yang mati, STNK akan mendapatkan pengesahan dari pihak kepolisian. Pengesahan ini berupa cap stempel pada empat kolom disebelah kanan data kendaraan. Apabila masih menunggak, maka kolom tersebut akan tetap kosong.

STNK Motor Mati Akan Ditilang

Nah guys, STNK merupakan bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang sah. Pengesahan STNK akan dilakukan pihak kepolisian setiap tahunya lewat pembayan pajak kendaraan bermotor. Apabila pajak tidak dibayar maka STNK dianggap mati oleh pihak kepolisian dengan alasan tidak ada cap stempel pengesahan.

Untuk itu ketika kalian membawa STNK dan SIM saat berkendara, namun kondisi pajak mati dua tahun maka oleh kepolisian dianggap tidak membawa STNK. Sebab, STNK yang dibawa pengendara belum mendapatkan pengesahan di tahun tersebut. Sering kali pengendara bermotor lupa membayar pajak dan melewati jatuh tempo pembayaran pajak yang sudah ditentukan.

Oleh sebab itu, mereka harus membayar sanksi administrasi atas STNK kendaraanya dan terancam terkena tilang saat razia kendaraan bermotor. STNK pada dasarnya merupakan surat jalan resmi dari kepolisian untuk kendaraan bermotor. Ketika membawa SIM dan STNK namun pajak mati, kalian bisa menyerahkan SIM untuk ditilang petugas dan STNK bisa kita tetap bawa.

Akan tetapi jangan lupa kalian harus cepat melunasi pajak apabila masih menunggak agar tidak kena tilang lagi saat ada razia kendaraan bermotor. Nah, sobat itulah beberapa cara mudah mengurus pajak yang terlanjur mati. Meski hal ini terlihat mudah namun masih banyak orang yang bingung untuk melakukan proses tersebut. Demikian informasi dari kami, terus baca artikel terbaru dari kami mengenai Pajak Toyota Agya Pertahun, pada artikel kami sebelumnya.