Cara Membuat KIA Terbaru 2019 : Kartu Identitas Anak

Cara Membuat KIS Anak – Peraturan pemerintah terbaru mewajibkan anak di Indoesia untuk memiliki KIS (Kartu Identitas Anak) atau sering juga di sebut dengan KTP Anak. Program yang satu ini sesuai rencana akan mulai serempak di wajibkan di seluruh Indonesia pada awal tahun 2019.

Bagi orang tua yang memiliki anak pastinya wajib untuk mendaftarkan anaknya untuk memiliki KIA. Cara dan syarat mendaftar KIA sendiri sangatlah mudah. Dimana setelah syarat wajib terpenuhi calon pendaftar ini tinggal mendatangi kantor kecamatan terdekat untuk memulai proses pembuatan KIA. Adapun syarat yang di perlukan untuk membuat KIS adalah sebagai berikut.

Syarat Membuat KIA Terbaru

Cara Membuat KIA Terbaru

Cara Membuat KIA Terbaru

Ada beberapa tahapan untuk membuat KIA pada anak. Namun sebelum membuatnya pastikan dahulu sobat tahu persyaratan untuk membuat KIA. Adapun persyaratannya sebagai berikut

Syarat Membuat KIA untuk anak WNI kurang dari 5 Tahun

Bagi anak warga negara Indonesia yang ingin memiliki KIA maka wajib memenuhi syarat dibawah ini. Karena umur masih dibawah 5 tahun maka anak tidak perlu melakukan Foto. Orang tua hanya perlu menyaikan beberapa dokumen seperti dibawah ini.

  1. Fotocopy Kutipan Kelahiran dan Aslinya
  2. Kartu Keluarga Orang Tua (Asli)
  3. KTP Kedua Orang Tua / Wali (Asli)

Syarat Membuat KIA Untuk Anak WNI Lebih dari 5 Tahun

Berbeda cerita untuk anak WNI yang memiliki umur lebih dari 5 tahun maka wajib untuk menyertakan lampiran tambahan berupa foto. Selain itu dokumen pelengkap seperti KK (Kartu Keluarga) dan juga KTP orang tua atau wali juga menjadi hal wajib berikutnya.

  1. Fotocopy Kutipan Kelahiran dan Aslinya
  2. Kartu Keluarga (asli) orang tua/wali
  3. KTP asli kedua orangtua/wali
  4. Pas foto Anak Terbaru berwarna ukuran 2×3 sebanyak dua lembar.

Syarat Membuat Kia Untuk Anak WNA yang tinggal di Indonesia

  1. Fotokopi paspor dan izin tinggal tetap.
  2. Kartu Keluarga (KK) asli orang tua/wali
  3. KTP elektronik asli kedua orangtua.

Nah itu dia syarat membuat KIA yang benar. Untuk intinya untuk anak dibawah 5 tahun yang akan membuat KIA tidak perlu melakukan FOTO. Sedangkan untuk anak diatas 5 Tahun yang akan membuat KIA haruslah membawa foto terbaru sebagai syarat wajib.

Manfaat KIA (Kartu Identitas Anak)

Salah satu tujuan pemerintah membuatkan KIA (Kartu Identitas Anak) adalah untuk mempermudahkan pemerintah untuk mendata penduduk sebelum umur 17 Tahun. Dengan adanya KIA juga akan mempermudah anak mendapatkan pelayanan publik lainnya. Masa berlaku KIA berakhir sampai dengan si anak sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Adapun Manfaat KIA yang lainnya adalah sebagai berikut.

  • KIA ditujukan sebagai upaya untuk memenuhi hak anak.
  • KIA bisa digunakan untuk persyaratan mendaftar sekolah.
  • KIA juga berlaku untuk proses mendaftar BPJS.
  • KIA juga berlaku untuk proses mendaftar BPJS.
  • KIA mempermudah proses pembuatan dokumen keimigrasian.
  • KIA bermanfaat untuk mencegah terjadinya perdagangan anak.
  • Jika terjadi masalah misal kasus meninggal dunia pada anak, maka proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak tersebut juga bisa menggunakan KIA untuk
  • mengurus klaim santunan kematian.
  • KIA bisa juga digunakan sebagai bukti diri si anak sebagai data identitas ketika membuka tabungan atau menabung di bank.

Dasar Hukum KIA

Banyak sekali kan manfaat dari KIA, maka dari itu setiap anak yang tinggal di Indonesia wajib memiliki KIA. Orang tua atau wali juga wajib tahu nih apa saja manfaat KIA dan kegunaannya. Selain manfaat diatas masih ada juga beberapa manfaat lain dari KIA seperti mendapatkan layanan publik khusus bagi pemilik KIA.

  1. Pasal 27 UU No. 35/2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak
  2. UU No. 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimana telah diubah dengan UU 24 tahun 2013.

Kewajiban memiliki KIA sudah bisa di mulai semenjak hadirnya peraturan menteri dalam negeri yang mewajibkan anak untuk memiliki identitas diri. Hal ini di mulai tahun 2016 yang juga tertulis pada peraturan menteri dalam negeri republik Indonesia nomor 2 tahun 2016 tentang kartu identitas anak.

Kartu identitas anak selanjutnya akan menjadi identitas dari anak sebagai bukti diri bahwa anak tersebut berusia kurang dari 17 tahun, belum menikah dan juga belum memiliki KTP. Sebagai orang tua tentunya kita wajib untuk mendukung dan memahami lebih jauh menggenai program yang satu ini. Simak juga ulasan VTConline Sebelumnya menggenai “Cara Bayar Pajak Online Motor” pada Review Kami sebelumnya.