Cara Kerja Relay Pada Motor dan Mobil

Cara Kerja Relay – Telah banyak artikel yang saya cari atau kumpulan-kumpulan terkait mengenai relay, tapi hasilnya tidak seperti yang saya inginkan karena tidak terlalu banyak bahkan dikatakan sangat sedikit untuk dipelajari, untuk itu saya bermaksud menulis artikel ini untuk memberikakn sekedar sedikit informasi seputar relay yang sering dipakai dalam rangkaian-rangkaian elektronika arus lemah, misalnya dalam elektronika analog, digital, sistem kendali interfacing, maupun menggunakan mikropocessor.

Dalam beberapa orang biasa diperlukan sebuah perangkat, misalnya saja lampu taman bisa menyala dan mati berdasar triger dari mikrokontroler dibutuhkan sebuah perangkat yang berfungsi sebagai saklar dan bisa On dan Off untuk menghantarkan tegangan di taman,

Jika Anda ingin memasang lampu taman juga, maka Anda saat ini bisa menggunakan Relay. Jika disamakan dengan saklar, memang Relay hampir sama yakni dapat menghubungkan dan memutus arus listrik berdasar sinyal pacu dari beberapa alat elektronik.

Jenis-Jenis Relay

Cara Kerja Relay

1. Relay Elektromekanis

Relay jenis ini memiliki elektromagnetik yang dapat menggerakkan kontak saklar. Dalam bagian awal sudah dijelaskan mengenai Relay jenis ini.

2. Relay Solid State

Relay jenis kedua ini memakai teknologi semi konduktor untuk dapat melakukan On Off. Jenis Relay ini akan dibahas levih lengkap di bagian bawah.

Perlu Anda tahu, fungsi Relay sendiri yakni sebagai penghubung antara arus dari baterai ke masa. Fungsi dari Relay ini bisa dilihat ketika melewati rangkaian listrik. Hal ini membuat arus listrik menjadi lebih sederhana dengan pemakai Relay. Sehingga Anda akan menghamat banyak uang ketika membuat rangkaian listrik.

Cara kerja Relay memang hampir sama dengan Saklar. Jika Saklar digerakkan dengan skema elektromagnetik yang sudah diatur oleh saklar utama, dalam Relay dihubungkan secara langsung dari baterai ke beban listrik. Sehingga arus besar dari baterai itu tidak perlu berjalan berputar melewati saklar yang berada di dashboard.

Hampir semua sistem kelistrikan mobil sudah memakai Relay, misalnya pada klakson maupun lampu sehingga membuat cahaya lebih terang dan bunyi klakson semakin keras. Hal ini bisa dimodifikasi agar menghemat pemakaian arus listrik.

Pada umumnya sebuah relay memiliki 4 buah terminal, yaitu:

  1. Terminal 87> untuk terminal yang terhubung dengan beban kelisrikan
  2. Terminal 86> ialah masa dari solenoid yang ada didalam relay.
  3. Terminal 30>untuk penyedia arus dari baterai
  4. Terminal 85> sebagai sinyal dari saklar utama untuk menentukan kapan relay bekerja.

Keempat terminal di atas, Relay memiliki ciri open aliran listrik pada tipe ini akan terputus ketika relay dalam keadaan mati. Rangkaian arus akan tersambung saat Relay mati dan pada rangkaian ini akan terputus sendiri saat Relay bekerja.

Cara Kerja Relay Berdasar Jenisnya

Fungsi dan Cara Kerja Relay

1. Relay 3 Kaki

Relay 3 kaki ini berada di terminal 86 yang secara langsung terhubung pada masa terminal namun sebelum menyentuh masa aliran akan dialirkan ke saklar kelistrikan. Misalnya saja di rangkaian klakson, arus dari baterai masuk ke terminal 30. Dalam terminal ini akan disalurkan ke kontak solenoid dan relay yang berada di bawah kontak. Output dari solenoid ini terminal 86 kemudian dihubungkan ke saklar klakson di dalam kabin, barulah rangkaian terhubung ke masa.

Misalnya saja klakson ditekan maka terminal 86 akan terhubung dengan masa yang menimbulkan energi magnet pada solenoid. Magnet ini akan menarik kontak Relay sehingga terminal 85 dan 87 terhubung.

2. Relay 4 Kaki

Pada Relay 4 kaki biasanya digunakan untuk mengontrol positif rangkaian listrik dengan beban tunggal, Misalnya saja arus dari baterai akan masuk ke terminal 30 relay dan akan terhubung ke kontak relay. Pada sisi lain, saklar foglamp akan mengirimkan arus masuk ke 2terminal 85 relay dan terminal 86 relay akan terhubung ke masa secara otomatis.

Saat saklar fog lamp dinyalakan akan membuat kemagnetan didalam solenoid yang akan menarik kontak relay sehingga terminal 30 dan 87 jadi terhubung. dan timbulah aliran listrik ke beban dalam hal ini lampu fog.

3. Relay 5 Kaki

Pada rangkaian relay 5 kaki ada 2 terminal  output. Output 87a terhubung dengan terminal 30 relay pada saat relay mati, hal itu membuat ketika ada arus yang mengalir ke terminal 30 maka terminal 87a juga akan mengalirkan arus pada rangkaian ini terminal 30 tidak tersambung langsung ke baterai tapi ada kontrol lain misal pengaruh ignition. Aliran arus berganti melalui terminal 87, terminal 87 akan langsung menghubungkan arus ke lampu rem yang memiliki sinar lebih terang.

Baca Juga Informasi Lainnya
Fungsi Blok SilinderWaktu Ganti Oli Gardan

Itulah cara kerja Relay yang harus Anda pahami sebelum melakukan pengecekan dalam arus listrik di dalam mesin mobil maupun motor. Sehingga Anda bisa lebih tahu apa saja yang akan dilakukan ketika terdapat kendala. Sekian informasi vtconline.co.id pada kesempatan kali ini. Semoga informasi mengenai cara kerja Relay di atas bermanfaat dan bisa menjadi referensi.