Cara Kerja Karburator Motor dan Mobil : Sistem Kerja & Prinsip

Cara Kerja Karburator – Bagi yang belum tahu, Karburator merupakan alat yang berfungsi untuk mencampur udara dan bahan bakar dalam mesin pembakaran dalam, baik dalam mobil maupun motor. Proses tersebut disebut juga dengan istilah karburasi, di mana bensin dikarburasi dengan udara yang nantinya akan memasuki ruang bakar secara bersamaan.

Biasanya, karburator digunakan dalam mobil-mobil tua maupun mesin kecil atau bisa juga dirancang secara khusus seperti dalam mobil balap stok. Sekitar awal tahun 1980, mayoritas mobil sudah diproduksi dengan menggunakan fasilitas injeksi bahan bakar elektronik yang terkomputerisasi, sedangkan kebanyakan sepeda motor saat itu masih menggunakan karburator karena dianggap lebih ringan dan murah. Untuk itu, berikut ulasan singkatnya.

Cara Kerja Karburator Pada Kendaraan

Cara Kerja Karburator Motor dan MobilPrinsip perbedaan tekanan yang membuat zat cair maupun gas mengalir ke daerah dengan tekanan yang lebih rendah digunakan dalam sistem radiator. Dalam sistem kerja karburator pun serupa dengan hal tersebut, disebabkan oleh tekanan di dalam intake manifold yang lebih kecil dibandingkan dengan tekanan yang ada di dalam ruang tampungan besin di dalam karburator, maka bensin bisa masuk ke dalam intake manifold.

Mungkin Anda akan bertanya-tanya mengapa tekanan dalam intake tersebut menjadi lebih rendah, bukan? Jika tebakan Anda karena disebabkan oleh tekanan bensin dalam ruangan tampungannya ditingkatkan, maka tebakan Anda tersebut salah. Perbedaan tekanan yang terjadi tersebut merupakan peristiwa alamiah, prinsipnya hampir sama dengan prisip sayap pesawat terbang.

Jika Anda pernah membaca prinsip Bernoulli, maka cara kerja karburator pada kendaraan pun hakikatnya bekerja seperti itu. Di mana tekanan statis akan semakin kecil dan tekanan dinamis akan semakin besar jika udara yang bergerak semakin cepat. Besarnya aliran bahan bakar yang memasuki ruang bakar dikendalikan secara tidak langsung oleh pedal gas.

Secara otomatis, katup dalam karburator yang berfungsi untuk menentukan besar kecilnya aliran udara yang masuk ke dalam ruang bakar juga diatur oleh pedal gas. Itulah sebabnya tekanan yang berguna untuk menarik bahan bakar ke dalam ruang bakar dimiliki oleh udara yang bergerak tersebut secara mutlak. Siapa sangka kaburator memiliki prinsip kerja yang cukup tidak sederhana seperti ini. Itulah mengapa peran karburator pada mesin sangatlah penting.

Sistem Kerja Komponen Karburator

Anda pasti akan bertanya-tanya mengenai sebab atau alasan perbandingan ideal yang dimiliki oleh bensin yang keluar bukan? Hal tersebut disebabkan oleh perhitungan segala sesuatu yang berada dalam karburator tersebut. Komponen dalam karburator terdiri atas tiga bagian, yaitu ventury, ruang penampung bensin, dan juga pilot jet. Nah, tiga komponen tersebut tentu saja memiliki peran penting masing-masing yang mempengaruhi sistem kerja karburator.

Dalam cara kerja karburator, venturi dan pilot jet merupakan dua komponen yang sama-sama mempengatuhi perbandingan campuran bensin. Venturi memiliki diameter kecil dan merupakan bagian yang berada di dalam intake manifold, jadi, semakin kecil diameternya, maka aliran udara pun akan menjadi semakin cepat sehingga menyebabkan tekanan dalam venturi akan menurun secara otomatis. Hal tersebut yang nantinya menyebabkan perbandingan bensin menjadi lebih.

Anda tentu sudah memahami apa itu venturi dan pilot jet di atas, sedangkan ruang tampungan bensin memiliki fungsi untuk menerima dan menampung bensin yang dikirim dari tanki. Bensin kiriman tersebut merupakan bahan yang sudah siap dikarburasikan ke dalam intake manifold secara teratur nantinya. Dalam proses tersebut, biasanya terdapat ventilasi karena tekanan disamakan dengan tekanan dalam atmosfer.

Fungsi pilot jet adalah mengalirkan bensin, bentuknya berupa selang yang menghubungkan antara ruang penampungan bensin dengan ruang venturi. Namun, diameter yang dimiliki oleh pilot jet akan mempengaruhi tingkat perbandingan pada bensin,  yang mana jika diameter yang dimiliki oleh pilot jet semakin besar, maka perbandingan bensin pun akan menjadi semakin boros. Untuk mengetahui apa saja jenis karburator, berikut ini ulasan singkatnya:

Jenis-Jenis Karburator

  • Karburator Jenis Fixed Venturi

Karburator ini memiliki lebar venturi tetap dan banyak digunakan dalam mesin yang memiliki kapasitas besar, maksudnya di atas 1000 cc. Karburator jenis ini membutuhkan katup gas yang berada di bawah venturi yang berfungsi untuk mengatur kecepatan aliran udara yang akan melewati venturi.

  • Karburator Jenis Variable Venturi

Jenis karburator yang kedua ini berbeda dengan jenis yang pertama karena ukuran venturinya bisa berubah-ubah. Selain itu, jika karburator tipe pertama membutuhkan katup gas, maka jenis variable venturi ini tidak membutuhkan katup gas. Pengaturan kecepatan aliran udara pun dilakukan oleh venturi secara langsung, bukan oleh komponen lainnya.

Demikian ulasan singkat mengenai cara kerja karburator pada kendaraan yang bisa Anda gunakan sebagai bahan telaah atau pengetahuan yang menunjang usaha oerawatan mesin kendaraan. Selain itu, jenis-jenis atau tipe karburator yang berbeda-beda sehingga fungsi dan sistem atau cara kerjanya juga berbeda, ada yang menggunakan katup gas, ada juga yang tidak menggunakan katup gas.

Selain informasi di atas, simak pula artikel sebelumnya mengenai “Fungsi dan Cara Kerja Busi“. Cukup sekian informasi vtconline.co.id, semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda yang ingin mempelajari sistem dan cara kerja karburator pada kendaraan bermotor.